ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Afna Afifah |
| Pengarang 1 | : |
| Pengarang 2 | : |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2021 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.13 Afn a |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 74 |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi dalam kehamilan (HDK) merupakan kelainan vaskular yang terjadi sebelum kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada masa nifas. Hipertensi merupakan tekanan darah diatas batas normal yaitu 140/90mmHg. Tujuan : Menganalisis faktor risiko hipertensi dalam kehamilan di Indonesia. Metode : Tinjauan sistematis ini dilakukan dengan menggunakan pedoman item pelaporan yang sering digunakan untuk tinjauan sistematis (PRISMA). Pencarian jurnal menggunakan database GoogleScholar. Studi yang disertakan dinilai menggunakan kriteria penilaian kritis yang berasal dari daftar periksa Joanna Briggs Institute (JBI). 20 dari 322 artikel memenuhi kriteria inklusi kami untuk ditinjau. Hasil : Faktor yang paling konsisten berhubungan dengan hipertensi pada kehamilan adalah: usia (<20 dan >35 tahun), paritas, riwayat hipertensi, status gravida (primigravida), kehamilan kembar, indeks massa tubuh (>31 kg/ m2), asuhan antenatal, pengetahuan dan pekerjaan. Kesimpulan : Faktor predisposisi terjadinya hipertensi pada kehamilan adalah multifaktor. Beberapa faktor risiko yang dominan mempengaruhi hipertensi dalam kehamilan diantaranya usia, riwayat hipertensi, indeks massa tubuh, pekerjaan dan pengetahuan.
Kata kunci : faktor, risiko, hipertensi dalam kehamilan, preeklampsia, eklampsia.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 5923 | Ya |