PENGARUH EKSTRAK KULIT DURIAN (Durio zibethinus Murr) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli PADA FESES MENCIT (Mus musculus)

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Nabilla Nur Annisa
Pengarang 1 :
Pengarang 2 :
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2021
ISBN : -
Subyek : Skripsi
Klasifikasi : 616.92 Nab p
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 53 hlm.
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Escherichia coli merupakan bakteri flora normal oportunistik di intestinal, bakteri Gram negative yang dapat menyebabkan infeksi primer. Kulit durian (Durio zibethinus Murr) dapat dimanfaatkan untuk mencegah invasi mikroba dan memiliki banyak kegunaan karena merupakan salah satu tanaman yang mengandung fitokimia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak kulit durian (Durio zibethinus Murr) dan dosis yang efektif dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode: Dilakukan di Laboratorium Pangan dan Gizi Pusat Antar Universitas UGM dan Laboratorium Mikrobiologi FK UGJ. Rancangan penelitian post test only control group design. Terdiri atas 6 kelompok dengan subjek penelitian ekstrak kulit durian (Durio zibethinus Murr) dengan konsentrasi 28%, 56%, 84%, Siprofloksasin 1,3 mg (K+), dan E.coli + aquades (K-). Data penelitian dianalisis secara statistik menggunakan uji Shapiro-Wilk dilanjutkan dengan One way Anova. Hasil: Rerata daya hambat ekstrak kulit durian (Durio zibethinus Murr) konsentrasi 28% (1,00), 56% (0,97), 84% (0,95), siprofloksasin K+ (1,01), dan K- (3,25). Selisih rerata pertumbuhan bakteri antar kelompok perlakuan ini juga menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0,001). Simpulan: Ekstrak kulit durian (Durio zibethinus Murr) efektif menghambat pertumbuhan E.coli dengan dosis yang paling efektif sebesar dosis 84 mg/20grBB.

Kata kunci: kulit durian, Durio zibethinus Murr, Escherichia coli, Mus musculus, antibakteri.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 5931 Tidak