HUBUNGAN KEPATUHAN BEROBAT DENGAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSUD WALED KABUPATEN CIREBON

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Aisyah Ramadhan
Pengarang 1 : Dadan Ramadhan Apriyanto, S.Si., M. Biomed
Pengarang 2 : dr. Rini Rianti Sp.KJ
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2021
ISBN : -
Subyek : Skripsi
Klasifikasi : 616.89 Ais h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 34 hlm.
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Riset kesehatan dasar (RISKESDAS), penderita ganguan jiwa di indonesia di perkirakan sekitar 450 ribu ODGJ..1 Menurut profil kesehatan Kabupaten cirebon (2018) Kasus yang dominan terjadi di wilayah cirebon pada pelayanan kesehatan di puskesmas ialah skizofrenia sebesar 1.071 kasus. Berhubungan dengan hal tersebut pasien skizofrenia harus patuh dalam berobat, demikian banyak factor yang dapat menyebabkan pasien tidak patuh dalam berobat sehingga menyebabkan kekambuhan.

Tujuan : Untuk menganalisis hubungan kepatuhan berobat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang di gunakan yaitu sebesar 40 pasien skizofrenia di RSUD Waled Kabupaten Cirebon dengan pengambilan sampel total sampling.

Hasil : Berdasarkan Uji Spearman Nilai r hitung adalah 0,607 lebih besar dari r tabel (0,607 > 0,312). Sedangkan Sig (2 sided) atau P-value diketahui sebesar 0,000 yaitu lebih kecil dari taraf signifikansi (α) 0,05 (0,000 < 0,05). Maka kesimpulannya adalah hipotesis alternatif diterima (Ha diterima). Dengan demikian disimpulkan bahwa ada hubungan kepatuhan berobat dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia di RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Kesimpulan : Terdapat hubungan kepatuhan berobat dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia di RSUD Waled Cirebon

Kata kunci : Kepatuhan, Kekambuhan, Skizofrenia

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 5937 Tidak