HUBUNGAN KARAKTERISTIK KLINIS DENGAN JENIS TUBERKULOSIS RESISTENSI OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS RESISTENSI OBAT DI RSUD WALED TAHUN 2022-2023
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Desy Syafira Santoso |
| Pengarang 1 | : Dwi Rosa Eka Agustina |
| Pengarang 2 | : Nihayatul Amaliyah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.99 Des h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 84 hlm. |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
| Pustaka Pilihan |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Tuberkulosis Resistensi Obat (TB-RO) merupakan penyakit TB yang resistan terhadap satu atau lebih obat anti tuberkulosis (OAT). Global report tahun 2022 Indonesia menduduki peringkat ke-5 untuk beban tuberkulosis resistensi obat (TB-RO) serta pada data system informasi tuberculosis (SITB) di Kabupaten Cirebon menjadi salah satu dari 25 daerah lainnya dengan tingginya beban TB-RO. Tujuan: Hubungan karakteristik klinis dengan jenis TB-RO pada pasien TB-RO di RSUD Waled tahun 2022-2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, desain cross sectional dengan teknik total sampling, sampel sebanyak 43 responden, dianalisis secara statistik univariat dan bivariat menggunakan uji spearman. Hasil: Berdasarkan karakteristik sosio-demografi mayoritas pasien 46-55 tahun 12(27,9%), jenis kelamin adalah laki – laki 29(67,4%), pendidikan terakhir SD dan SMA memiliki jumlah yang sama 15(34,9%), pasien sebagian besar bekerja 32(74,4%). Jenis TB-RO terbanyak TB-MDR 35(81,4%), hasil rontgen foto torak sebagian besar lesi far advanced 27(62,8%), riwayat pengobatan TB sebelumnya mayoritas pasien baru 18(41,3%), dan sebagian besar pasien tidak memiliki komorbid 19(44,2%). Terdapat hubungan antara hasil rontgen foto toraks dengan jenis TB-RO nilai (P-value 0,016) dan riwayat pengobatan TB sebelumnya dengan jenis TB-RO nilai (P-value 0,046).
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6462 | Tidak |