PERBEDAAN LUAS LESI PADA FOTO TORAKS PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN DAN TANPA DIABETES MELITUS DI RSUD WALED TAHUN 2023
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Hapsari Bunga Fatihah |
| Pengarang 1 | : Muhammad Amar Latief |
| Pengarang 2 | : Menik Herdwiyanti |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.46 Hap p |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 42 hlm. |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang terutama menyerang paru-paru. Global Tuberculosis Report menjelaskan bahwa terdapat sekitar 10 juta orang menderita penyakit TB, dan Indonesia menjadi negara peringkat kedua di Asia Tenggara dengan penderita TB terbanyak. Prevalensi tuberkulosis meningkat bersamaan dengan peningkatan prevalensi kasus Diabetes Melitus (DM). Kedua penyakit ini berdampak negatif satu sama lain. TB dengan DM memiliki gejala klinis yang berbeda dengan TB tanpa DM. Namun, belum diketahui perbedaan dari pemeriksaan radiologinya.
Tujuan: Mengetahui perbedaan luas lesi pada foto toraks pasien TB dengan dan tanpa DM di RSUD Waled tahun 2023.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain Cross sectional dari rekam medis pasien dan foto toraks pasien tahun 2023 RSUD Waled Cirebon. Analisis statistik menggunakan uji komparasi Chi Square.
Hasil: Didapatkan 69 pasien TB tanpa DM dan 27 pasien TB-DM. Pada sampel tersebut didapatkan 59.4 % total pasien dengan lesi far advance, adapun masing-masing pada TB-DM 15.6% dan TB tanpa DM 43.8%, dengan analisis bivariat Chi Square didapat nilai p 0.870.
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan luas lesi pada foto toraks pasien TB dengan dan tanpa DM di RSUD Waled Cirebon tahun 2023.
Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Diabetes Melitus, Foto Toraks, Luas Lesi
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6488 | Tidak |