UJI EFEKTIVITAS FLAVONOID KUERSETIN DAUN SINGKONG (Manihot esculenta C.) SEBAGAI ANTIVIRUS DENGUE SEROTIPE 1 STRAIN NEW GUINEA C IN VITRO
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Husnaya Rayasari |
| Pengarang 1 | : Rama S Brajawikalpa |
| Pengarang 2 | : Dadan Ramadhan A |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 614.5 Hus u |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 62 hlm. |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Infeksi virus dengue dapat menyebabkan terjadinya kebocoran plasma hingga kematian. Saat ini pengobatan infeksi dengue masih bersifat suportif dan belum tersedia obat antivirus secara komerisal. Kuersetin yang berasal dari daun singkong (Manihot esculenta C.) memiliki potensi sebagai antivirus dengue. Tujuan: Mengetahui efektivitas flavonoid kuersetin daun singkong (Manihot esculenta C.) sebagai antivirus dengue serotipe 1 strain New Guinea C secara in vitro. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian post-test only with control group desain. Penelitian ini terdiri dari 6 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol. Kelompok perlakuan dibagi menjadi6 konsentrasi berbeda flavonoid kuersetin daun singkong (Manihot esculenta C.), yaitu 50 µg/mL, 25 µg/mL, 12,5 µg/mL, 6,25 µg/mL, 3,125 µg/mL, 1,5 µg/mL. Kelompok kontrol merupakan kelompok kontrol negatif yang diberi DMSO 0,2%. Daya hambat dinilai dengan Focus Forming Unit Assay. Hasil: Pada uji Focus Forming Unit Assay flavonoid kuersetin daun singkong (Manihot esculenta C.) didapatkan konsentrasi dengan daya hambat infeksi virus dengue paling besar terdapat pada konsetrasi 50 µg/mL dan 25 µg/mL dengan besar daya hambat 99,08% dan 99,74%.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6495 | Tidak |