HUBUNGAN ANTARA GEJALA KLINIS DENGAN JENIS HISTOPATOLOGI KARSINOMA NASOFARING DI RSUD WALED PERIODE TAHUN 2019-2023
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Muhammad Akromusy Syaekhu |
| Pengarang 1 | : Ismi Cahyadi |
| Pengarang 2 | : Yukke Nilla Permata |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.21 Muh h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 44 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Karsinoma Nasofaring (KNF) merupakan sebagai keganasan yang muncul pada daerah nasofaring (area di atas tenggorok dan di belakang hidung). Menurut GLOBOCAN (Global Cancer Observatory) di Indonesia terdapat 87.000 kasus baru kanker nasofaring muncul setiap tahunnya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara gejala klinis dengan jenis histopatoologi karsinoma nasofaring di RSUD Waled periode tahun 2019-2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional, dilaksanakan di RSUD Waled pada bulan Juli 2024, jumlah sampel sebanyak 62 sampel, yang diambil menggunakan metode total sampling. Variabel penelitian yaitu gejala klinis dan jenis histopatologi, data diambil dari rekam medis, data dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil: Sebagian besar pasien memiliki gejala klinis berupa Pembesaran KGB (51,6%) dan jenis histopatologi Non Keratinizing Cell Carcinoma Undifferentiated (77,4%), hasil uji korelasi menunjukan tidak adanya hubunngan yang signifikan antara gejala klinis dengan jenis histopatologi ( p.value = 0,677). Kesimpulan: Tidak didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara gejala klinis dengan jenis histopatologi pasien karsinoma nasofaring.
Kata Kunci: Karsinoma nasofaring, gejala klinis, histopatologi
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6460 | Tidak |