GAMBARAN TEKANAN INTRAOKULAR PASCA OPERASI TRABEKULEKTOMI DI RSUD WALED 2022
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Najmi Fikri Fadhlurrohm |
| Pengarang 1 | : Intan Dwi Rahayu |
| Pengarang 2 | : Viora Rianda Piscaloka |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 611.8 Naj g |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 36 hlm. |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Peningkatan tekanan intraokular (TIO) merupakan faktor risiko utama terjadinya glaukoma sehingga terjadi kelainan lapangan pandang dan atrofi papil saraf optik yang berpotensi terhadap kebutaan. PUSDATIN KEMENKES RI memprediksi terdapat 76 juta orang menderita glaukoma di tahun 2020 dan akan meningkat menjadi 111,8 juta orang pada tahun 2040. Trabekulektomi adalah terapi operatif gold standard dalam pengelolaan glaukoma yang tidak terkontrol dengan pengobatan medikamentosa.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tekanan intraokular pasca operasi trabekulektomi di RSUD Waled pada periode 1 januari - 31 desember tahun 2022.
Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional melalui pendekatan deskriptif retrospektif dengan teknik total sampling. Analisis data univariat digunakan untuk menggambarkan distribusi hasil penelitian.
Hasil Terdapat 66 pasien yang menjalani operasi trabekulektomi dengan rentang usia terbanyak pada kelompok lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 26 pasien (39,4%), mayoritas berjenis kelamin perempuan (59,1%), serta diagnosis terbanyak yaitu POAG sebanyak 30 pasien (45,4%). Gambaran TIO pasca operasi trabekulektomi ditemukan terbanyak pada keberhasilan terkontrol (TIO ≤21 mmhg dengan medikamentosa) sebanyak 48 pasien (72,7%), diikuti kegagalan (TIO >21 mmhg) sebanyak 10 pasien (15,2%), dan keberhasilan sempurna (TIO ≤21 mmhg tanpa medikamentosa) sebanyak 8 pasien (12,1%).
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6538 | Ya |