PROFIL MUTU DAN KEAMANAN SAUS SAMBAL DI KOTA CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Salwa Oksiputri Aulia |
| Pengarang 1 | : Hikmah Fitriani |
| Pengarang 2 | : Mustika Weni |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 613.2 Sal p |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 43 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Standar mutu dan keamanan saus sambal ditetapkan dalam SNI 01-2976-2006. Disebutkan bahwa saus sambal jika tidak ditangani dan diolah dengan benar dapat terkontaminasi dengan bahan berbahaya yang dapat menimbulkan penyakit atau keracunan seperti Rhodamin B. Penggunaan Rhodamin B dalam jangka panjang dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati atau keganasan.
Tujuan : Untuk mengetahui mutu dan keamanan saus sambal berdasarkan karakteristiknya serta mengidentifikasi penggunaan zat pewarna Rhodamin B pada saus sambal yang diperjualbelikan di sekitar Stadion Bima Kota Cirebon.
Metode : Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan laboratorium kualitatif yang dilakukan di Laboratorium Riset Universitas Swadaya Gunung Jati. Pengambilan sampel dilakukan Total Sampling yang diperoleh dari para pedagang makanan di area sekitar Stadion Bima Kota Cirebon yang memenuhi kriteria inklusi, sampel dilakukan observasi terhadap karakteristik saus sambal berupa aroma, penampakan dan warna serta dilakukan uji kandungan Rhodamin B menggunakan rapid test kit Rhodamin B dari Labtest Reagent®. Diperoleh data sebanyak 18 sampel, hasil data dianalisis secara deskriptif serta disajikan dalam bentuk tabel dan dijelaskan dalam bentuk narasi.
Hasil: Dari 18 sampel, ditemukan sebanyak 2 sampel (11,1%) saus sambal yang positif mengandung Rhodamin B, dan 16 sampel (88,9%) saus sambal tidak mengandung Rhodamin B. Pada sampel saus sambal juga didapati sampel yang memiliki karakteristik tidak normal berdasarkan aroma sebanyak 3 sampel (16,7%) dan 15 sampel yang normal (83,3%), sedangkan berdasarkan karakteristik penampakan ditemukan sebanyak 4 sampel (22,2%) yang tidak normal dan 14 sampel yang normal (77,8%). Selain itu, berdasarkan karakteristik warna didapati 2 sampel yang tidak normal (11,1%) dan 16 sampel yang normal (88,9%).
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6408 | Tidak |