HUBUNGAN PEKERJAAN DAN USIA DENGAN ANGKA KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RSUD WALED CIREBON PERIODE JANUARI 2022-DESEMBER 2023

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Vivi Silviana Ramadani
Pengarang 1 : Evan Wahyudy Ladala
Pengarang 2 : Siti Maria Ulfah
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2024
ISBN : -
Subyek : Skripsi
Klasifikasi : 611.9 Viv h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 46 hlm.
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Hernia Inguinalis adalah timbulnya penonjolan pada selangkangan. Angka kejadian Hernia Inguinalis di Indonesia sebesar 75% dibandingkan hernia yang lainnya. Kasus Hernia Inguinalis di Provinsi Jawa Barat sebanyak 4.567 kasus. Hernia Inguinalis terjadi karena beberapa faktor yaitu yang dapat dimodifikasi (obesitas), dan yang tidak bisa dimodifikasi (usia), dan faktor lainnya seperti pekerjaan.

Tujuan : mengetahui hubungan antara pekerjaan dan usia dengan angka kejadian hernia inguinalis di RSUD Waled Cirebon.

Metode : penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder dengan mengumpulkan data rekam medik. Cara pengambilan sampel menggunakan metode Lemeshow, sebanyak 96 sampel. Analisis data akan diuji menggunakan aplikasi pengolah data.  

Hasil : frekuensi pasien hernia inguinalis RSUD Waled Cirebon yang terbanyak 91,7% pasien dengan Hernia Inguinalis Lateral. Frekuensi pekerjaan yang terbanyak 83,3% pasien dengan pekerjaan fisik, dan frekuensi usia yang terbanyak 71,9% pada usia dewasa. Hasil koefisien kontigensi menunjukan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan angka kejadian hernia inguinalis (p=0,741), dan tidak terdapat hubungan usia dengan angka kejadian hernia inguinalis (p= 0,927).

Simpulan : tidak terdapat hubungan signifikan pekerjaan dan usia dengan angka kejadian hernia inguinalis.

 

Kata Kunci : hernia inguinalis, pekerjaan, usia

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6559 Tidak