HUBUNGAN NEUTROPHIL LYMPHOCYTE RATIO PADA KEJADIAN FRAKTUR FRAGILITAS PASIEN GERIATRI DI RSUD WALED PERIODE AGUSTUS 2022 - JULI 2024

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Yafi Zhafira Lutfi
Pengarang 1 : Taufan Herwindo Dewangga
Pengarang 2 : Doddy Rizqi Nugraha
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2024
ISBN : -
Subyek : Skripsi
Klasifikasi : 618.976 Yaf h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 37 hlm.
Status referensi : Buku Referensi
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Pada seluruh dunia, diperkirakan 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria yang berusia di atas 50 tahun akan mengalami patah tulang akibat osteoporosis disisa hidupnya. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 Provinsi Jawa Barat, prevalensi patah tulang mencapai 7,44% pada usia 65-74 tahun, sementara untuk usia ≥75 tahun mencapai 18,94%. Hal ini dapat terjadi karena penurunan kepadatan mineral tulang pada usia lanjut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) terhadap kejadian fraktur fragilitas pada pasien geriatri di RSUD Waled periode Agustus 2022 – Juli 2024. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional serta melibatkan 105 responden. Analisis data dilakukan dengan metode uji rank Spearman. Hasil : Hasil analisis uji rank Spearman menunjukkan korelasi Spearman antara NLR dan fraktur fragilitas menunjukkan p-value .001 yang menandakan memiliki hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi 0.329 artinya semakin tinggi NLR semakin tinggi kejadian fraktur fragilitas. Hal ini menunjukan bahwa hubungan kedua variabel tersebut signifikan dengan memiliki hubungan yang kuat dengan arahnya positif. Kesimpulan : Semakin tinggi Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR), semakin tinggi kejadian fraktur fragilitas.

Kata Kunci : Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR), Fraktur Fragilitas, Geriatr

 

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6560 Ya