HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN TIPE HISTOPATOLOGI KARSINOMA NASOFARING DI RSD GUNUNG JATI CIREBON

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Olga Purwanawati
Pengarang 1 :
Pengarang 2 :
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2024
ISBN :
Subyek : skripsi
Klasifikasi : 616.21 Olg h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 74 hlm.
Status referensi : Buku Referensi
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Karsinoma nasofaring merupakan keganasan yang muncul pada daerah nasofaring (area di atas tenggorokan dan di belakang hidung). Angka kejadian karsinoma nasofaring pada pria 2 hingga 3 kali lebih tinggi dibandingkan wanita dan kejadian karsinoma nasofaring ini meningkat di kelompok usia 50-59 tahun. Tujuan : Untuk mengetahui distribusi dan menganalisis hubungan usia dan jenis kelamin terhadap tipe histopatologi karsinoma nasofaring pada RSD Gunung Jati Cirebon. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel melalui data sekunder dengan cara Total Sampling (51 responden). Analisis univariat untuk menilai distribusi usia, jenis kelamin dan tipe histopatologi serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Dari 51 responden, terdapat 13 responden (27,08%) untuk kelompok usia 51-60 tahun dengan p-value 0,471, 35 responden (72,92%%) unutk jenis kelamin laki-laki dengan p-value 0,814 dan 51 responden (100%) untuk kategori tipe histopatologi terbanyak adalah non- keratinizing squamous cell carcinoma dengan subtype terbanyak adalah Undifferentiated non-keratinzing. Kesimpulan : Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap tipe histopatologi pasien karsinoma nasofaring. Kata kunci : Karsinoma nasofaring, usia, jenis kelamin, histopatologi

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6570 Tidak