HUBUNGAN ANTARA KADAR HbA1c DENGAN KEJADIAN DERAJAT ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WALED
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Hanifah Nurul Izzah |
| Pengarang 1 | : |
| Pengarang 2 | : |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.46 Han h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 60 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang : Ulkus diabetikum salah satu komplikasi kronik dari diabetes melitus. Penderita ulkus diabetikum di Indonesia mengalami peningkatan tiap tahunnya, pada tahun 2022 mencapai 10.3%. Kadar HbA1c ≥ 7% dapat menandakan keadaan diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol dan memiliki risiko tinggi terjadinya ulkus diabetikum. Tujuan : Mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan kejadian derajat ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Waled. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Data didapatkan dari rekam medis periode Januari 2022-Mei 2024 di RSUD Waled. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 141 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Uji analisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (pvalue 0,000) antara kadar HbA1c dengan kejadian derajat ulkus diabetikum dengan kekuatan korelasi lemah dan arah korelasi positif (r 0,387). Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan kejadian derajat ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Waled.
Kata Kunci : Kadar HbA1c, Derajat Ulkus Diabetikum, Diabetes Melitus Tipe 2.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6572 | Tidak |