POLIMORFISME GEN PEROXISOME PROLIFERATORACTIVATED RECEPTORS GAMMA (PPARG2) RS3856806 SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Fauzaan Azhar Rizqulloh |
| Pengarang 1 | : |
| Pengarang 2 | : |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 616.46 Fau p |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 75 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang disebabkan oleh kegagalan pankreas untuk memproduksi hormon insulin atau penggunaan hormon insulin yang tidak efektif. Diperkirakan 537 juta orang dewasa berusia 20-79 tahun diseluruh dunia menderita DM. Genetika adalah salah satu faktor risiko yang terlibat dalam patofisiologi DM tipe 2. Gen mengkode protein PPARG2, yaitu sekelompok protein yang termasuk dalam reseptor inti dalam metabolisme karbohidrat dan lipid, Di antara kedua isoform, PPAR-y2 spesifik untuk jaringan adiposa, dimana ia memainkan peran penting dalam adipogenesis dan merupakan mediator penting sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat polimorfisme gen PPARG2 rs3856806 sebagai faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 di populasi Cirebon. Metode: Studi case control ini melibatkan 30 kasus diabetes melitus tipe 2 dan 30 kontrol sehat dengan teknik pengambilan purposive sampling. Data sampel diperoleh melalui pemeriksaan gula darah sewaktu, ekstraksi DNA, PCR-RFLP dengan enzim restriksi Eco72I, selanjutnya visualisasi hasil dengan Gel Elektroforesis. Hasil: Frekuensi Alel C lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus (76,6%) sedangkan frekuensi Alel T lebih banyak ditemukan pada kelompok kontrol (56,6%). Frekuensi genotipe CT heterozigot lebih banyak ditemukan pada kelompok kontrol (86,7%) dan frekuensi genotipe TT homozigot mutan lebih banyak pada kelompok kasus (3%) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0%). Hasil uji Chi-Square Test diperoleh p-value 0,001, nilai OR 0,118. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara polimorfisme gen Peroxisome Proliferator Activate Receptors Gamma atau (PPARG2) rs3856806 sebagai faktor protektif sebesar 88% terhadap kejadian diabetes melitus Tipe 2 di populasi Cirebon.
Kata Kunci: PPARG2, Polimorfisme rs3856806, Diabetes Melitus Tipe 2, Cirebon.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6580 | Tidak |