PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ASAM LAKTAT DAN SKOR SOFA SEBAGAI PREDIKTOR MORTALITAS, MORBIDITAS, DAN LAMA RAWAT PASIEN INTENSIVE CARE UNIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WALED

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Ray Fadhil Bassam Faisal
Pengarang 1 :
Pengarang 2 :
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2024
ISBN :
Subyek : Skripsi
Klasifikasi : 617.96 Ray p
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 102 hlm.
Status referensi : Buku Referensi
Lokasi : Rak Skripsi
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Pasien kritis adalah pasien dengan kondisi yang mengancam nyawa yang dirawat di ICU dan apabila tidak di intervensi segera akan berdampak pada prognosis yang buruk. Diperlukan parameter yang mudah dan efektif untuk menilai fungsi organ sudah umum dilakukan. Metode: Penelitian ini berjenis cohort prospective yang melibatkan 30 pasien kritis yang dirawat di ICU RSUD Waled. Data skor SOFA dan kadar asam laktat diambil dari pasien baru masuk ICU, dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan hubungannya dengan mortalitas, morbiditas, dan lama rawat. Hasil: Skor SOFA menunjukkan hubungan yang signifikan dengan mortalitas (p = 0,003), namun tidak dengan morbiditas (p = 0,305) atau lama rawat (p = 0,143). Kadar asam laktat juga berhubungan signifikan dengan mortalitas (p = 0,001), tetapi tidak dengan morbiditas (p = 0,327) atau lama rawat (p = 0,143). Skor SOFA memiliki AUC sebesar 0,913 dengan sensitivitas 93,8% dan spesifisitas 98,7%, sementara kadar asam laktat memiliki AUC 0,908 dengan sensitivitas 87,5% dan spesifisitas 92,9%. Kesimpulan: Skor SOFA dan kadar asam laktat dapat memprediksikan mortalitas pada pasien kritis ICU. Namun, skor SOFA lebih efektif dibandingkan kadar asam laktat dalam memprediksikan mortalitas pada pasien kritis di ICU.

Kata Kunci: Skor SOFA, kadar asam laktat, mortalitas, morbiditas, lama rawat.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6581 Tidak