HUBUNGAN JENIS LESI PERDARAHAN OTAK DENGAN GLASGOW COMA SCALE PADA PASIEN CEDERA KEPALA DI RSD GUNUNG JATI TAHUN 2023
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Bibit Tantowijaya |
| Pengarang 1 | : Agus Kusnandang |
| Pengarang 2 | : Merliana Debyanti |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skrispi |
| Klasifikasi | : 611.8 Bib h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 64 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Cedera kepala dapat menyebabkan terjadinya lesi perdarahan otak. Penilaian awal cedera kepala dengan penurunan kesadaran dapat dilakukan pemeriksaan Glasgow Coma Scale (GCS). Data di Indonesia pada tahun 2018, kasus cedera kepala berada pada angka 11,9 %, kasus cedera kepala di Kabupaten Cirebon berada pada angka 4,83 %.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan lesi perdarahan otak dengan glasgow coma scale pada cedera kepala
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 28. Data diambil dengan melihat rekam medis pada tahun 2023 di rumah sakit daerah Gunung Jati. Analisis menggunakan uji korelasi rank Spearman.
Hasil: Sampel total sebanyak 28 dengan Intracerebral Hematoma 21 pasien (75%), Subdural Hematoma sebanyak 3 pasien (10,7%), Epidural Hematoma sebanyak 2 pasien (7,1%), Subarachnoid Hematoma sebanyak 2 pasien (7,1%). Tingkat keparahan ringan sebanyak 15 pasien (53,6%), sedang sebanyak 8 pasien (28,6%), berat sebanyak 5 pasien (17,9%). Hasil analisis hubungan Lesi Perdarahan Otak Dengan Glasgow Coma Scale pada pasien cedera kepala (p = 0,645).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara jenis lesi perdarahan otak dengan glasgow coma scale pada pasien cedera kepala.
Kata Kunci: Jenis Lesi Perdarahan Otak, Glasgow Coma Scale, Cedera Kepala
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6585 | Tidak |