HUBUNGAN PERILAKU MENGOREK TELINGA DENGAN KEJADIAN BENDA ASING TELINGA DI POLIKLINIK THT RSUD WALED CIREBON PADA BULAN JULI 2024
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Wafin Jofanka Visaleh |
| Pengarang 1 | : Edy Riyanto Bakri |
| Pengarang 2 | : Febryanti Purnamasari |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2024 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Skripsi |
| Klasifikasi | : 617.8 Waf h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 49 hlm. |
| Status referensi | : Buku Referensi |
| Lokasi | : Rak Skripsi |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Kasus benda asing yang terjadi pada hidung, telinga, dan faring merupakan salah satu kasus yang cukup sering ditemui dalam masyarakat. Pada penelitian Kristyono melaporkan bahwa di IGD RSUD Dr. Soetomo pada tahun 2018, kasus benda asing terjadi pada 689 orang. Benda asing terbanyak ditemukan di telinga (53,6%), lalu pada hidung (34,4%) dan diikuti oleh tenggorok (12%). berbagai komplikasi atau efek buruk yang dapat terjadi pada pasien yang memiliki kebiasaan mengorek telinga diantaranya abrasi, laserasi, pendarahan, otitis eksterna, perforasi membran timpani, gangguan pendengaran, otitis media supuratif kronik, dan kasus lainnya.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan perilaku mengorek telinga dengan kejadian benda asing telinga di poliklinik THT RSUD waled cirebon pada bulan juli 2024.
Metode : Penelitian observasi menggunakan desain Cross sectional dengan uji korelasi Contingency coefficient untuk menganalisis hubungan perilaku mengorek telinga dengan kejadian benda asing telinga di poliklinik THT RSUD waled cirebon.
Hasil : Korelasi hubungan di dapatkan bahwa p value sebesar ( p < 0,05 ) yaitu 0,000 menyatakan arah pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah positif.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku mengorek telinga dengan kejadian benda asing di telinga.
Kata Kunci : Benda asing, perilaku mengorek telinga.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6592 | Tidak |