KARAKTERISTIK PASIEN PTERYGIUM DI RSUD WALED KABUPATEN CIREBON TAHUN 2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Findi Amilia S |
| Pengarang 1 | : Viora Rianda P |
| Pengarang 2 | : Widi Astuti |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 617.7 Fin k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 39 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Pterygium adalah pertumbuhan jaringan fibrovaskular berbentuk segitiga pada mata, yang sering ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan keluhan seperti mata merah berulang, iritasi, dan gangguan penglihatan, terutama pada individu dengan paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi. Tujuan: untuk menggambarkan karakteristik pasien pterygium di RSUD Waled Kabupaten Cirebon tahun 2025, mencakup faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, durasi paparan UV, tingkat keparahan, dan manifestasi klinis. Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sebanyak 42 pasien dipilih dengan metode total sampling berdasarkan kriteria inklusi, dan data dianalisis secara univariat. Hasil: Sebagian besar pasien berusia 56-65 tahun (42,9%) dan didominasi Perempuan (61,9%). Pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (52,4%) dengan durasi paparan sinar UV lebih dari 5 jam per hari (76,2%). Pterygium derajat II ditemukan pada sebagian besar pasien (42,9%), dan keluhan yang paling sering dilaporkan adalah mata merah berulang (42,9%). Simpulan: Karakteristik pasien pterygium di RSUD Waled menunjukkan dominasi pada perempuan, kelompok usia lanjut, dan individu dengan aktivitas luar ruangan tinggi. Pentingnya edukasi dan penggunaan perlindungan mata dari sinar UV disarankan sebagai langkah pencegahan pterygium.
Kata kunci: Pterygium, sinar ultraviolet, RSUD Waled, Karakteristik pasien, keluhan mata merah
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6986 | Tidak |