ANALISIS FAKTOR RISIKO KOMORDIBITAS PASIEN TUBERCULOSIS DAN POLA RESISTENSI Mycobacterium tuberculosis DI RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNG JATI
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Hany Fauziyyah |
| Pengarang 1 | : Mohammad Erwin Indrakusuma |
| Pengarang 2 | : Emallia Fitriani |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.99 Han a |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 61 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kompleksitas penanganan TB diperparah oleh kemunculan resistensi obat, khususnya multidrug-resistant tuberculosis (TB MDR), dan faktor komorbiditas. Kondisi ini secara signifikan mengurangi peluang keberhasilan pengobatan sehingga meningkatkan risiko resistensi obat. Berbagai komorbiditas seperti diabetes melitus, HIV, hipertensi, penyakit ginjal, kanker, dan penyakit paru-paru lainnya, kondisi psikiatrik dan malnutrisi telah terbukti memperburuk kondisi TB dan meningkatkan risiko resistensi obat. Tujuan: Mengetahui dan menganalisis faktor risiko komorbiditas pasien tuberculosis dan pola resistensi Mycobacterium tuberculosis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan analisis univariat dan analisis bivariat (fisher’s exact test) dan menggunakan data rekam medis pasien tuberculosis dari januari-november 2024 di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati. Hasil: Data hasil variabel komorbid menunjukkan pada pasien tuberculosis paling banyak yaitu malnutrisi sebanyak 75 (32,9%) pasien. Hasil karakteristik jenis resistensi terbanyak yang didapatkan adalah dua kombinasi obat yaitu INH dan RIF Resisten, sebanyak 33 (14,5%) pasien. Hasil fisher’s exact test terdapat hubungan signifikan antara DM
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6984 | Tidak |