HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE AKUT DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA MALAHAYU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARHARJO KABUPATEN BREBES
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Muhammad Rivaldy Hartono |
| Pengarang 1 | : Ineu Nopita |
| Pengarang 2 | : Ariestya Indah Permata Sari |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.39 Muh h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 42 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar belakang: Stunting merupakan permasalahan kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang. Diare masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan prevalensi 9,8% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2020, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita. Diare yang berulang pada bayi dan balita dapat berkontribusi terhadap kejadian stunting. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang diare akut dengan kejadian stunting pada balita di Desa Malahayu, wilayah kerja Puskesmas Banjarharjo. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional, melibatkan 160 ibu yang memiliki anak usia 0–59 bulan. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil uji Chi-Square terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang diare akut dengan kejadian stunting (p = 0,000). Didapatkan ibu yang memiliki pengetahuan tentang diare akut yang kurang 90% anak mengalami stunting. Kesimpulan: Pengetahuan ibu tentang diare akut berhubungan secara bermakna dengan kejadian stunting pada balita di Desa Malahayu.
Kata kunci : Stunting, Pengetahuan ibu, Diare akut.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 6960 | Tidak |