HUBUNGAN ANTARA DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) DENGAN KEJADIAN POLISITEMIA SEKUNDER DI RUANG PERAWATAN RSUD WALED TAHUN 2023 – 2024

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Zaidan Azka Fadilah
Pengarang 1 : Isti Noviani
Pengarang 2 : Ouve Rahadiani Permana
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.24 Zai h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 50 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan salah satu penyakit yang menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Data World health organization (WHO), pada tahun 2021 menunjukan bahwa PPOK merupakan penyebab kematian keempat di seluruh dunia, yang menyebabkan 3,5 juta kematian. Polisitemia sekunder adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya produksi eritrosit secara berlebihan tanpa adanya tanda mutasi JAK2. Polisitemia Sekunder dapat terjadi pada pasien PPOK yang dapat menyebabkan komplikasi, seperti kejadian iskemik, emboli, hipertensi pulmonal. Tujuan: Menganalisis hubungan antara Derajat keparahan pada PPOK dengan kejadian polisitemia sekunder di ruang perawatan RSUD Waled. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 204 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling melalui pendekatan consecutive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Rank Spearman. Hasil: Dari 204 pasien yang telah terdiagnosis PPOK ditemukan terdapat 7 pasien (3,4%) yang mengalami polisitemia sekunder. Berdasarkan hasil FEV1(%Pred) didapatkan pasien PPOK derajat sangat berat sebanyak 129 pasien (63,2%), derajat berat sebanyak 51 pasien (25%), derajat sedang sebanyak 23 pasien (11,3%), serta derajat ringan sebanyak 1 pasien (0,5%). Terdapat hubungan lemah dan tidak signifikan antara derajat PPOK dan Polisitemia Sekunder (P Value = 0,189; ρ = 0,092).

 

 

 

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 6897 Tidak