HUBUNGAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DENGAN BBLR DAN APGAR SKOR DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PALARAYA KABUPATEN TEGAL

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Muhamad Yusuf Baihaqi
Pengarang 1 : Witri Pratiwi
Pengarang 2 : Wildan Arismunandar Sutrisno
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2025
ISBN :
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.13 Muh h
Bahasa : Indeonesia
Edisi :
Halaman : 35 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang : Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan APGAR skor rendah. Kedua kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan bayi baru lahir, serta berkontribusi pada angka kesakitan dan kematian neonatal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hipertensi pada kehamilan dengan kejadian BBLR dan nilai APGAR skor pada bayi baru lahir di RSIA Palaraya Kabupaten Tegal. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel terdiri dari 222 ibu yang melahirkan di RSIA Palaraya Kabupaten Tegal. Data diperoleh melalui rekam medis dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi pada kehamilan dengan kejadian BBLR (p-Value < 0,001). Namun, tidak ditemukan hubugan yang signifikan antara hipertensi pada kehamilan dengan APGAR skor <7 (p-Value – 0,074). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara hipertensi pada kehamilan dengan kejadian BBLR. Namun, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara hipertensi pada kehamilan dengan APGAR Skor <7 pada bayi baru lahir di RSIA Palaraya Kabupaten Tegal.

Kata Kunci: Hipertensi pada kehamilan, BBLR, APGAR skor, bayi baru lahir.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7034 Tidak