HUBUNGAN GANGGUAN PENDENGARAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DEWASA DI RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNG JATI CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Rizki Maulana |
| Pengarang 1 | : Pahmi Budiman Saputra Basyir |
| Pengarang 2 | : Adeyusuf |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 617.8 Riz h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 37 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Gangguan pendengaran merupakan masalah kesehatan global yang berdampak serius terhadap kualitas hidup individu di berbagai kelompok usia. Berdasarkan data WHO, lebih dari 430 juta orang di dunia memerlukan rehabilitasi akibat gangguan pendengaran, dan jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 700 juta jiwa pada tahun 2050. Indonesia menempati urutan keempat dengan prevalensi gangguan pendengaran sebesar 4,6%, dan data Riskesdas menunjukkan bahwa gangguan ini mulai muncul sejak usia anak-anak hingga dewasa. Pada usia dewasa, gangguan pendengaran kerap tidak terdiagnosis karena sifatnya yang progresif, sehingga dapat memengaruhi kesehatan mental, interaksi sosial, kemandirian fungsional, hingga meningkatkan risiko demensia. Selain menyebabkan kecemasan dan depresi, gangguan pendengaran juga berdampak pada partisipasi sosial dan kualitas hidup secara keseluruhan. Mengingat luasnya dampak yang ditimbulkan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada pasien dewasa di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon, yang dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan rumah sakit rujukan regional dengan fasilitas yang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara gangguan pendengaran dan kualitas hidup pada pasien dewasa di RSD Gunung Jati Cirebon. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 48 pasien dewasa di poli THT-KL RSD Gunung Jati Cirebon dan diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREEF dan tes audiometri untuk menilai tingkat penurunan pendengaran pada pasien dewasa.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7043 | Tidak |