AKTIVITAS IMUNOMODULATOR KULIT BUAH DURIAN (Durio zibethinus Murr) VARIETAS RAJAGALUH TERHADAP FAGOSITOSIS SEL MAKROFAG PADA Staphylococcus aureus ATCC 25913 DI MENCIT Balb/C (Mus musculus)
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Fahrisha Viratika Rusmanda |
| Pengarang 1 | : Amanah Amanah |
| Pengarang 2 | : Dadan Ramadhan |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2025 |
| ISBN | : |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.9 Fah a |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : |
| Halaman | : 57 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang : Infeksi oleh Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab utama infeksi nosokomial. Diperlukan agen imunomodulator alami sebagai alternatif pencegahan infeksi. Kulit buah durian varietas Rajagaluh diketahui mengandung flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan alkaloid yang memiliki potensi sebagai imunomodulator. Tujuan : Menganalisis aktivitas imunomodulator ekstrak kulit buah durian terhadap fagositosis sel makrofag pada infeksi Staphylococcus aureus pada mencit Balb/C serta menentukan dosis efektifnya. Metode : Penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group menggunakan 30 ekor mencit jantan Balb/C yang dibagi dalam enam kelompok (kontrol negatif, kontrol positif, kontrol normal, dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB). Ekstrak diberikan secara oral, kemudian mencit diinduksi dengan Staphylococcus aureus dan cairan peritoneum diperiksa untuk menghitung aktivitas fagositosis makrofag. Hasil : Peningkatan signifikan aktivitas fagositosis sel makrofag ditunjukkan pada kelompok perlakuan dosis 800 mg/kgBB, yang mendekati efek imunostimulan standar Phyllanthus. Kulit buah durian varietas Rajagaluh memiliki kandungan flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan aktif. Simpulan : Ekstrak kulit buah durian varietas Rajagaluh memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dengan meningkatkan fagositosis sel makrofag terhadap Staphylococcus aureus. Dosis efektif tertinggi adalah 800 mg/kgBB.
Kata Kunci : Durio zibethinus, fagositosis, makrofag, Staphylococcus aureus, imunomodulator
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7048 | Tidak |