FAKTOR RISIKO ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN CIREBON (STUDI DI SMPN 2 PANGENAN)
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Ines Auliya Rahma |
| Pengarang 1 | : Uswatun Khasanah |
| Pengarang 2 | : Eni Suhaeni |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.15 Ine f |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 74 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
1Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak dijumpai pada remaja putri dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, prestasi belajar, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan kejadian anemia, antara lain umur menarche, lama menstruasi, status gizi, pengetahuan tentang anemia, dan kepatuhan minum tablet Fe. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 2 Pangenan Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 66 remaja putri kelas VII SMPN 2 Pangenan. Data status anemia diperoleh dari hasil pemeriksaan hemoglobin (Hb) Puskesmas Pangenan, sedangkan data umur menarche, lama menstruasi, status gizi, pengetahuan tentang anemia, dan kepatuhan minum tablet Fe diperoleh melalui kuesioner. Analisis univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman untuk variabel ordinal nominal dan uji koefisien kontingensi untuk variabel nominal–nominal dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebanyak 39 responden (59,1%) mengalami anemia dan 27 responden (40,9%) tidak mengalami anemia. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur menarche dengan kejadian anemia (p=0,021; r=-0,283). Sementara itu, lama menstruasi (p=0,567; r=0,072), status gizi (p=0,638; r=-0,059), dan pengetahuan tentang anemia (p=0,924; r=0,012) tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia. Variabel kepatuhan minum tablet Fe tidak dapat dianalisis karena seluruh responden (100%) berada pada kategori tidak patuh.
Kata kunci: anemia, remaja putri, umur menarche, status gizi, pengetahuan anemia, tablet Fe
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7096 | Tidak |