KARAKTERISTIK PASIEN TRAUMA MAKSILOFASIAL DI RSUD WALED PERIODE 2020-2025

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Novia Nurmalita Arifin
Pengarang 1 : Edy Riyanto Bakri
Pengarang 2 : Alya Amila Fitrie
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.85 Nov k
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 51 hlm.
Lokasi : 68 hlm.
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Trauma maksilofasial adalah cedera kompleks yang mempengaruhi tulang wajah dan sering terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Cedera ini dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang berupa deformitas wajah, gangguan fungsi mengunyah, dan masalah psikososial yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien.Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien trauma maksilofasial di RSUD Waled periode 2020-2025. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis pasien trauma maksilofasial di RSUD Waled periode 2020-2025, dengan teknik total sampling sehingga didapatkan 32 subjek. Hasil: Dari 32 pasien, kelompok usia terbanyak adalah dewasa (19-59 tahun) sebanyak 27 pasien (84,4%). Laki-laki lebih banyak yaitu 20 pasien (62,5%) dibanding perempuan 12 pasien (37,5%). Seluruh pasien (100%) memiliki etiologi kecelakaan lalu lintas. Lokasi fraktur terbanyak adalah maksila (Le Fort I, II, III) sebanyak 15 pasien (46,9%). Seluruh pasien (100%) mengalami fraktur tertutup. Tatalaksana operatif diberikan pada 22 pasien (68,7%), terdiri ORIF 21 pasien (65,6%) dan ORIF dengan fiksasi tambahan 1 pasien (3,1%), sedangkan non-operatif pada 10 pasien (31,3%). Simpulan: Pasien trauma maksilofasial sebagian besar adalah laki-laki berusia 19-59 tahun, dengan etiologi kecelakaan lalu lintas. Lokasi fraktur yang paling banyak adalah fraktur maksila dengan jenis fraktur tertutup, dan tatalaksana operatif berupa ORIF sebagai penanganan terbanyak.

Kata Kunci: Trauma Maksilofasial, Kecelakaan Lalu Lintas, ORIF

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7135 Tidak