HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN KEPATUHAN PENGISIAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA DOKTER DI RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNG JATI
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Nabila Fatimatus Salwa |
| Pengarang 1 | : Bambang Wibisono |
| Pengarang 2 | : Muhammad Irsyad Baihaqi |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 610.28 Nab h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 70 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi, dan pengelolaan data pasien. Namun, implementasi RME masih menghadapi kendala, terutama terkait kepatuhan pengisian oleh tenaga medis. Keberhasilan penerapan RME dipengaruhi tidak hanya oleh teknologi, tetapi juga oleh faktor sumber daya manusia, khususnya pengetahuan dan kepatuhan dokter. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan RME dengan kepatuhan pengisian RME pada dokter di RSD Gunung Jati Kota Cirebon. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan teknik total sampling. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (90,0%) dan kepatuhan pengisian RME kategori patuh (86,0%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai r = 0,058 dengan p = 0,691 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengisian RME. Simpulan: Tingkat pengetahuan yang tinggi tidak berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan pengisian RME. Kepatuhan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebijakan organisasi, beban kerja, sistem supervisi, dan kemudahan penggunaan aplikasi.
Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, pengetahuan, kepatuhan, dokter, rumah sakit.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7136 | Tidak |