HUBUNGAN ASUPAN GIZI DENGAN KEJADIAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG SEDANG MENJALANI PENGOBATAN DI PUSKESMAS CIMARAGAS KABUPATEN GARUT

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Muhamad Fauzan Firdaus
Pengarang 1 : Muhammad Duddy Satrianugraha Wahidin
Pengarang 2 : Ignatius Hapsoro Wirandoko
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.39 Muh h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 73 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Asupan Gizi yang cukup selama pengobatan berperan penting dalam mendukung peningkatan berat badan dan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Asupan Gizi dengan Perubahan Berat Badan pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cimaragas, Kabupaten Garut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 53 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data asupan gizi diperoleh melalui food recall 3 × 24 jam dan dianalisis menggunakan NutriSurvey. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Spearman. Hasil: Sebagian besar responden memiliki Asupan Gizi kategori kurang yaitu sebanyak 28 responden (52,8%). Sementara itu, responden yang memiliki asupan gizi normal berjumlah 25 responden (47,2%). Rata-rata perubahan berat badan selama pengobatan sebesar 1,74 ± 3,48 kg. Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara asupan gizi dan perubahan berat badan (r = 0,303; p = 0,028). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara asupan gizi dan perubahan berat badan pada pasien tuberkulosis paru. Semakin baik asupan gizi, semakin besar kecenderungan peningkatan berat badan selama pengobatan.

Kata kunci: asupan gizi, perubahan berat badan, tuberkulosis paru.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7138 Tidak