UJI ANTIBIOFILM EKSTRAK KULIT MANGGA GEDONG GINCU ( Mangifera indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Adrian Fahrio
Pengarang 1 : Rama Samara Brajawikalpa
Pengarang 2 : Mustika Weni
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 616.92 Adr u
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 81 hlm.
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Kemampuan Staphylococcus aureus membentuk biofilm berperan penting dalam meningkatkan resistensi antibiotik dan menyebabkan infeksi persisten. Tingginya prevalensi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) mendorong perlunya pengembangan agen antibiofilm alternatif dari bahan alam. Kulit mangga Gedong Gincu (Mangifera indica L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibiofilm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibiofilm ekstrak kulit mangga Gedong Gincu terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Tujuan: Menganalisis kemampuan pembentukan biofilm Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan mengetahui aktivitas ekstrak kulit mangga Gedong Gincu (Mangifera indica L.) dalam menghambat pembentukan biofilm bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test with control group design. Aktivitas antibiofilm ekstrak kulit mangga Gedong Gincu (Mangifera indica L.) pada konsentrasi 0,125%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; 1%; 2%; 4%; dan 8% diuji terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 menggunakan metode Microtiter Plate Biofilm Assay dengan pewarnaan Crystal Violet. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan post hoc LSD. Hasil: Staphylococcus aureus ATCC 25923 yang digunakan dalam penelitian termasuk kategori strong biofilm producer. Ekstrak kulit mangga Gedong Gincu (Mangifera indica L.) menunjukkan aktivitas antibiofilm terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 pada berbagai konsentrasi perlakuan. Aktivitas antibiofilm tertinggi diperoleh pada konsentrasi 4% dengan persentase inhibisi sebesar 31,52%. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan (p<0,05). S

Kata kunci: Biofilm, Ekstrak kulit mangga Gedong Gincu, Mangifera indica L., Staphylococcus aureus ATCC 25923, Aktivitas antibiofilm.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 7144 Tidak