HUBUNGAN KOMORBIDITAS TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV (ODHIV) DI RSUD GUNUNG JATI CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Gallih Prakoso Zatti |
| Pengarang 1 | : Amanah Amanah |
| Pengarang 2 | : Emalia Fitriani |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.5 Gal h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 91 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang dapat melemahkan sistem imun dan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, sehingga perkembangannya menjadi masalah global yang memerlukan perhatian yang sangat serius. Komorbid adalah suatu penyakit penyerta yang tidak berhubungan dengan diagnosis utama yang muncul secara bersamaan pada individu yang sama. Kondisi adanya komorbid pada ODHIV dapat memunculkan permasalahan dalam pengaruhnya terhadap harapan hidup ODHIV. Kepatuhan antiretroviral sangat krusial karena mampu menekan replikasi virus. Tingkat kepatuhan pasien di Indonesia baru mencapai 40-70%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan komorbiditas dengan tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral pada ODHIV di klinik Seroja RSUD Gunung Jati Cirebon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling melalui pendekatan purposive sampling. Uji statistik bivariat yang digunakan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sampel penelitian ini didapatkan sebanyak 227 responden. Usia paling banyak terinfeksi HIV adalah dewasa (18-59 tahun) (97,8% ), jenis kelamin paling banyak laki-laki (79,7% ), stadium klinis paling banyak adalah stadium 3 (48,5%), viral load terdeteksi sebanyak (20,3% ), jumlah sel T CD4+ <200 mm2 sebanyak (15,9%), ODHIV yang memiliki 1 komorbid (14,1% ), >1 komorbid (2,2% ), dan tidak punya komorbid (83,7%), ODHIV patuh sebanyak (82,4% ) dan tidak patuh sebanyak (17,6%). Hasil Bivariat menggunakan Chi-Squere didapat nilai p = 0,2891. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara komorbiditas dengan tingkat kepatuhan pengobatan ARV pada ODHIV di RSUD Gunung Jati Cirebon.
Kata kunci: ODHIV, Komorbiditas, Kepatuhan
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7149 | Tidak |