HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIOEKONOMI DENGAN PENYAKIT JANTUNG REUMATIK DI RS PELABUHAN CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Muhammad Luthfi |
| Pengarang 1 | : Yogi Puji Rachmawan |
| Pengarang 2 | : Dea Triasari Indriyanti Wahidin |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 617.41 Muh h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 89 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Penyakit Jantung Reumatik (PJR) merupakan penyakit katup jantung kronis akibat Demam Reumatik Akut yang masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Faktor sosioekonomi diduga berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya PJR melalui keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kondisi ekonomi. Namun, hubungan tersebut masih menunjukkan hasil yang bervariasi pada berbagai penelitian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor sosioekonomi dengan kejadian Penyakit Jantung Reumatik di RS Pelabuhan Cirebon, Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain case-control. Penelitian dilakukan di RS Pelabuhan Cirebon pada April–Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang terdiri dari 60 kelompok kasus dan 60 kelompok kontrol. Faktor sosioekonomi diukur menggunakan Index of Social Position (ISP) yang meliputi pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Simple Binary Logistic Regression dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil: Sebagian besar responden pada kelompok kasus maupun kontrol memiliki status sosioekonomi rendah, yaitu masing-masing sebesar 83,3% dan 81,7%. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor sosioekonomi dengan kejadian Penyakit Jantung Reumatik (p=0,314). Nilai Odds Ratio (OR) pada kategori sosioekonomi sedang sebesar 0,42, sedangkan pada kategori sosioekonomi tinggi sebesar 0,24, yang menunjukkan kecenderungan peluang lebih rendah mengalami PJR dibandingkan kelompok sosioekonomi rendah, namun tidak bermakna secara statistik.
Kata Kunci: Penyakit Jantung Reumatik, faktor sosioekonomi, case-control, Index of Social Position.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7155 | Tidak |