HUBUNGAN LAMA TERAPI ANTIRETROVIRAL DENGAN VIRAL LOAD, JUMLAH Sel-T CD4 DAN KEJADIAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA PASIEN HIV RSUD WALED CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Via Dela Natalia |
| Pengarang 1 | : Nihayatul Amaliyah |
| Pengarang 2 | : Amanah Amanah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.97 Via h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 75 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Terapi antiretroviral (ARV) merupakan terapi utama pada pasien HIV yang bertujuan menekan replikasi virus, meningkatkan jumlah sel T CD4, dan menurunkan risiko infeksi oportunistik. Namun, hubungan lama terapi ARV dengan viral load, jumlah sel T CD4, dan kejadian infeksi oportunistik masih perlu dievaluasi. Tujuan: Mengetahui hubungan lama terapi ARV dengan viral load, jumlah sel T CD4, dan kejadian infeksi oportunistik pada pasien HIV di RSUD Waled Cirebon. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis pasien HIV tahun 2019-2025. Sebanyak 46 sampel dipilih dengan teknik total sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara lama terapi ARV dengan jumlah sel T CD4 (r=-0,502; p<0,001) dan kejadian infeksi oportunistik (r=-0,307; p=0,038). Tidak ditemukan hubungan bermakna antara lama terapi ARV dengan viral load (r=-0,147; p=0,330). Simpulan: Lama terapi ARV berhubungan dengan jumlah sel T CD4 dan kejadian infeksi oportunistik, namun tidak berhubungan dengan viral load pada pasien HIV di RSUD Waled Cirebon.
Kata kunci: HIV, antiretroviral, viral load, CD4, infeksi oportunistik.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7183 | Tidak |