KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI, KADAR PLASMA RNA DAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS DI RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNG JATI
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Jasmine Amelia Zafienda |
| Pengarang 1 | : Mohamad Erwin Indrakusuma |
| Pengarang 2 | : Indriani Silvia |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 616.95 Jas k |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 91 hlm. |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Human Imunodefeciency Virus (HIV) merupakan salah satu virus menular yang melemahkan sistem kekebalan tubuh jika tidak segera diterapi antiretroviral (ARV) menginduksi terjadinya infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik masih menjadi mesalah kesehatan global terutama di Indonesia dipengaruhi oleh sosiodemografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan pekerjaan), kadar plasma ribonucleic acid (RNA) dan jenis infeksi oportunistik. Tujuan: mengetahui gambaran karakteristik sosiodemografi, Kadar plasma RNA, dan Infeksi portunistik pada pasien dengan infeksi Human Immunodefeciency Virus di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon. Metode : penelitian ini merupakan penelitian desktriptif observasional retrospektif metode cross-sectional dengan total sampling. Hasil : Sebagian besar pasien HIV adalah laki-laki (65,9%) dengan usia 25–49 tahun (63,7%).Mayoritas berpendidikan Sekolah Menengah Keatas (SMA) 48,4% dengan pekerja paling banyak wiraswasta (40,7%). Kadar plasma RNA HIV paling banyak tidak terdeteksi (<50 copies/mL) 49,5%. Sebagian besar pasien tidak mengalami infeksi oportunistik (49,5%). Distribusi IO berdasarkan kadar plasma mayoritas tidak terdeteksi 41 orang (91,1%) , usia 25-49 tahun 24 orang (53,3%), laki-laki 29 orang (64.4%), SMA 26 pasien(57,8%), dan wiraswasta 16 pasien (35,6%). Pada seluruh karakteristik tersebut mayoritas pasien tidak mengalami Infeksi Oportunistik.Simpulan : Pasien dengan infeksi HIV di RSD Gunung Jati 2025 didominasi oleh laki-laki usia produktif dengan pendidikan terakhir SMA. Kadar RNA HIV plasma paling banyak tidak terdeteksi dan sebagian besar pasien tidak mengalami infeksi oportunistik. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data dasar untuk pemantauan terapi antiretroviral dan pencegahan infeksi oportunistik.
Kata kunci : HIV, karakteristik sosiodemografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan), kadar plasma RNA HIV,infeksi oportunistik.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 7228 | Tidak |