HUBUNGAN KOMORBIDITAS KLINIS DENGAN KEJADIAN REHOSPITALISASI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG FRAKSI EJEKSI RENDAH DI RSUD WALED CIREBON
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Doni Kurniadi Putra |
| Pengarang 1 | : Emalia Fitriani |
| Pengarang 2 | : Rini Istisakinah |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Don h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 110 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Gagal jantung dengan fraksi ejeksi rendah (HFrEF) memiliki resiko rehospitalisasi yang tinggi, dan komorbiditas klinis diduga menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhinya. Data RSUD Waled Cirebon tahun 2024 menunjukkan sekitar 60% pasien HFrEF mengalami rehospitalisasi dalam satu tahun, namun hubungan komorbiditas klinis dengan kejadian tersebut belum diteliti secara khusus di rumah sakit ini.Tujuan: Menganalisis hubungan komorbiditas klinis dengan kejadian rehospitalisasi dalam satu tahun serta menentukan komorbiditas klinis yang paling dominan berhubungan dengan kejadian tersebut pada pasien HFrEF di RSUD Waled Cirebon. Metode: Penelitian observasional analitik retrospektif menggunakan data rekam medis 114 pasien HFrEF (FEVKi ≤40%) yang dirawat inap periode Januari–Desember 2024, dipilih dengan teknik total sampling. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, dilanjutkan regresi logistik biner untuk analisis multivariat. Hasil: Sebanyak 61,4% pasien mengalami rehospitalisasi minimal satu kali dalam satu tahun, dengan penyakit jantung koroner kronik (84,2%) dan hipertensi (48,2%) sebagai komorbiditas terbanyak. Analisis bivariat menunjukkan CKD (p=0,025; r=0,210) dan anemia (p=0,006; r=0,257) berhubungan bermakna dengan rehospitalisasi. Pada analisis multivariat yang melibatkan CKD, anemia, usia, dan jenis kelamin, anemia (OR=0,346; 95% CI 0,124–0,965; p=0,043) dan jenis kelamin (OR=2,515; 95% CI 1,094–5,782; p=0,030) tetap berhubungan bermakna secara independen, sedangkan CKD (OR=0,318; p=0,103) dan usia (OR=0,620; p=0,255) tidak lagi bermakna setelah dikontrol variabel lain.
Kata kunci: gagal jantung, fraksi ejeksi rendah, komorbiditas, rehospitalisasi
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |