HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN DENYUT NADI RECOVERY PADA UJI TREADMILL MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

Keterangan Bibliografi
Penerbit : FK UGJ
Pengarang : Talitha Deta Pramudipta
Pengarang 1 : Kati Sriwiyati
Pengarang 2 : Pangeran Akbar Syah
Kota terbit : Cirebon
Tahun terbit : 2026
ISBN : -
Subyek : Kitam
Klasifikasi : 0 Tal h
Bahasa : Indeonesia
Edisi : -
Halaman : 67 hlm
Lokasi : Rak Kitam
Jenis Koleksi Pustaka

KITAM

Abstraksi

Latar Belakang: Denyut nadi recovery merupakan salah satu indikator fungsi sistem kardiovaskular dan regulasi sistem saraf otonom setelah aktivitas fisik. Indeks massa tubuh (IMT) diduga berhubungan dengan denyut nadi recovery, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan denyut nadi recovery pada uji treadmill mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Tujuan: Mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan denyut nadi recovery pada uji treadmill mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 65 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Penelitian melibatkan 65 responden dengan gambaran Indeks Massa Tubuh (IMT) mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori IMT normal, yaitu sebanyak 26 responden (40,0%) dan rata-rata denyut nadi recovery sebesar 24,15 denyut/menit, yang menunjukkan kemampuan pemulihan denyut jantung secara umum berada dalam kategori normal. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi r = -0,062 dengan nilai signifikansi p = 0,624 (p > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh (IMT) dengan denyut nadi recovery pada uji treadmill. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh (IMT) dengan denyut nadi recovery.

Kata kunci: IMT, denyut nadi recovery, bruce protokol, mahasiswa kedokteran.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada