HUBUNGANKADARHEMOGLOBIN,HEMATOKRIT,DAN TROMBOSITDENGANTINGKATKEPARAHANDEMAM BERDARAHDENGUE(DBD)DIRSDGUNUNGJATI CIREBONTAHUN2025
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : FK UGJ |
| Pengarang | : Tiara Putri Isnurfadia |
| Pengarang 1 | : Friska Oktavrisa |
| Pengarang 2 | : Ouve Rahadiani Permana |
| Kota terbit | : Cirebon |
| Tahun terbit | : 2026 |
| ISBN | : - |
| Subyek | : Kitam |
| Klasifikasi | : 0 Tia h |
| Bahasa | : Indeonesia |
| Edisi | : - |
| Halaman | : 84 hlm |
| Lokasi | : Rak Kitam |
Jenis Koleksi Pustaka
KITAM
Abstraksi
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Pada tahun 2023, WHO melaporkan lebih dari 6,5 juta kasus dengue di dunia, sedangkan di Kota Cirebon hingga 29 Mei 2025 tercatat 812 kasus DBD. Kadar hemoglobin, hematokrit, dan trombosit merupakan parameter laboratorium yang digunakan untuk menilai tingkat keparahan DBD, namun hubungan ketiga parameter tersebut dengan tingkat keparahan masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin, hematokrit, dan trombosit dengan tingkat keparahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSD Gunung Jati Cirebon Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari rekam medis pasien DBD di RSD Gunung Jati Cirebon Tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 311 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 258 responden (83,0%), kadar hematokrit normal sebanyak 247 responden (79,4%), trombosit rendah sebanyak 276 responden (88,7%), dan tingkat keparahan derajat I sebanyak 171 responden (55,0%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin dengan tingkat keparahan DBD (r = 0,547; p < 0,001), kadar hematokrit dengan tingkat keparahan DBD (r = 0,598; p < 0,001), dan jumlah trombosit dengan tingkat keparahan DBD (r = 0,318; p < 0,001). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin, hematokrit, maupun trombosit dengan tingkat keparahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSD Gunung Jati Cirebon Tahun 2025.
Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue (DBD), hemoglobin, hematokrit, trombosit, tingkat keparahan.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |